Tuesday, September 29, 2026
spot_img
HomeUncategorizedQRIS Makin Dekat dengan Aktivitas UMKM Trenggalek, Transaksi Non Tunai Kian Praktis

QRIS Makin Dekat dengan Aktivitas UMKM Trenggalek, Transaksi Non Tunai Kian Praktis

Trenggalek – Perubahan kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi mulai terlihat di berbagai aktivitas ekonomi di Kabupaten Trenggalek. Pembayaran secara non tunai kini semakin mudah dijumpai, termasuk melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang digunakan oleh pelaku usaha dari berbagai skala.Kehadiran QRIS memberikan pilihan bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran tanpa perlu membawa uang tunai.

Konsumen cukup menggunakan ponsel dan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS untuk menyelesaikan transaksi dengan memindai kode yang tersedia di merchant.Bagi pelaku usaha, penggunaan pembayaran digital juga menjadi bagian dari upaya menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen.

Transaksi yang masuk secara digital dapat membantu merchant mengetahui penerimaan pembayaran dengan lebih mudah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap transaksi menggunakan uang fisik.

Pemimpin Cabang BRI BO Trenggalek, Ikhwan Beladdinilma, mengatakan perkembangan pembayaran digital tidak terlepas dari semakin luasnya penggunaan teknologi dalam kehidupan masyarakat.

“Perubahan pola transaksi merupakan bagian dari perkembangan teknologi yang terus berjalan. Pelaku usaha dapat menyesuaikan layanan pembayarannya dengan kebutuhan konsumen, salah satunya melalui QRIS,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).

Pemanfaatan QRIS saat ini tidak hanya terbatas pada pusat perdagangan atau usaha dengan skala besar. Sejumlah warung makan, kedai kopi, toko kelontong, pedagang pasar, hingga penyedia jasa mulai menyediakan pembayaran melalui kode QR.Bagi konsumen, metode tersebut memberikan pilihan pembayaran yang relatif sederhana.

Sementara bagi pedagang, penerimaan pembayaran secara digital dapat tercatat dalam sistem sehingga membantu proses pemantauan transaksi.BRI BO Trenggalek turut memberikan edukasi kepada pelaku UMKM mengenai penggunaan layanan pembayaran digital.

Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan transaksi non tunai sekaligus mendorong pelaku usaha memahami pemanfaatan teknologi dalam kegiatan usaha sehari-hari.Perkembangan QRIS juga menunjukkan bahwa digitalisasi pembayaran tidak selalu identik dengan usaha berskala besar. Teknologi tersebut mulai menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat lokal, termasuk UMKM yang berhadapan langsung dengan konsumen.

Di tengah perubahan kebiasaan masyarakat, pembayaran digital menjadi salah satu pilihan yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Bagi konsumen memberikan kemudahan dalam bertransaksi, sedangkan bagi pelaku usaha menawarkan cara baru dalam menerima dan mencatat pembayaran.Di Trenggalek, semakin dikenalnya QRIS menjadi salah satu gambaran bahwa proses digitalisasi transaksi terus berlangsung dan perlahan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari. (*)

recommended for you

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

terkini

populer