Saturday, June 27, 2026
spot_img
HomeUncategorizedProgram MBG Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi Lokal, Serap Hasil Pertanian dan Perikanan

Program MBG Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi Lokal, Serap Hasil Pertanian dan Perikanan

Blitar – Ribuan relawan dan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Aliansi Relawan SPPG Peta Blitar Raya menggelar aksi damai di Alun-alun Kota Blitar, Sabtu (27/6/2026). Selain menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), mereka menilai program tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.Koordinator aksi, Tan Ngi Hing, S.Sos., mengatakan Program MBG tidak hanya berperan dalam meningkatkan asupan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga menjadi salah satu penggerak ekonomi di tingkat daerah. Menurutnya, keberadaan dapur-dapur SPPG telah membuka lapangan pekerjaan sekaligus menciptakan peluang usaha bagi masyarakat.”Program ini memberikan manfaat langsung bagi relawan, petani, peternak, hingga pelaku usaha lokal yang menjadi pemasok kebutuhan dapur MBG,” ujarnya.Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah dengan tetap mengedepankan persatuan, meski terdapat berbagai pandangan dan masukan terkait pelaksanaannya.Sementara itu, perwakilan mitra SPPG, Demy Alam, menyampaikan bahwa kritik dan evaluasi merupakan bagian penting dalam penyempurnaan program. Menurutnya, aspirasi dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, harus dipandang sebagai masukan konstruktif agar pelaksanaan MBG semakin efektif dan tepat sasaran.Perwakilan Aliansi Relawan SPPG Merah Putih Jawa Timur, Bambang Chaspo, mengungkapkan saat ini terdapat sekitar 160 dapur SPPG yang beroperasi di Blitar Raya. Seluruh dapur tersebut mampu menyerap sekitar 7.000 relawan serta melibatkan sedikitnya 10 hingga 15 pemasok lokal di setiap titik pelayanan.Ia menjelaskan, satu dapur melayani sekitar 2.000 penerima manfaat setiap hari. Tingginya kebutuhan bahan pangan, seperti beras, telur, sayuran, ikan, dan hasil pertanian lainnya, membuat produk para petani, peternak, dan nelayan terserap secara berkelanjutan sehingga ikut menggerakkan roda perekonomian daerah.Aksi damai ditutup dengan penandatanganan dukungan di atas kain mori dan pembacaan ikrar bersama. Para relawan berharap Program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan dengan berbagai penyempurnaan sehingga manfaatnya semakin luas bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

recommended for you

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

terkini

populer